Viral, Anak Syekh Ali Jaber Ungkap Wasiat Terakhir Ayahnya

Ilustrasi. Foto: IJS.
banner 468x60
Bagikan:

Jakarta – Putra sulung pendakwah Syekh Ali Jaber, Al-Hasan Ali Jaber mengungkapkan wasiat terakhir sang ayah.

Ditemui di rumah duka di Lombok, Nusa Ternggara Barat, Hasan tampak duduk di muka rumah bersama pelayat lainnya. Pemuda 20 tahun tersebut masih tenang menjawab pertanyaan yang diajukan awak media.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Melalui tayangan langsung di kanal SUARANTB.com, Dengan lunglai Hasan menyebutkan dirinya sudah tak bertemu sang ayah selama kurang lebih dua minggu.

Namun, ia sempat berbincang dengan Syekh Ali Jaber sebelum akhirnya meninggal dunia pada Kamis (14/1/2021).

“Terakhir itu sebelum masuk rumah sakit, kurang lebih dua minggu di rumah sakit. Sebelum ke rumah sakit itu ketemu. Ketika udah positif (Covid-19), diambil ke rumah sakit. habis itu enggak pernah ketemu lagi.” kata Hasan.

Dia mengaku mengetahui kematian sang ayah pada sekitar pukul 10.00 WITA.

Ia pun membenarkan wasiat terakhir Syekh Ali Jaber yang ingin dimakamkan di Lombok.

Hasan mengaku sedang mengupayakan hal tersebut dan berharap tak ada kendala dalam persiapannya.

“Iya, kita usahain, lagi diurus dulu, belum ada kabar,” kata Hasan.

“Soalnya kan orang lagi repot juga di sana, lagi ngurus semua, tapi nanti kalau emang bisa enggak ada kendala apa-apa dimakamin di sini insyaAllah.”

Sempat berkomunikasi dengan sang ayah, Hasan mengaku Syekh Ali Jaber telah memberikan pesan terakhir padanya.

Ia meminta agar Hasan menjaga sang ibu, Umi Nadia, dan kedua adiknya.

Syekh Ali Jaber juga mengingatkan agar putra sulungnya tersebut selalu menjalankan salat.

“Jaga salat sama jaga mama. Dia cuma pesannya yang penting jangan tinggalin salat, karena pondasi agama,” katanya.

Menurut Hasan, ia aktif berkomunikasi dengan sang ayah sebelum Syekh Ali Jaber dipindahkan ke ruang ICU.

Namun, setelah sang ulama masuk ke ruang khusus tersebut, komunikasi mereka terputus hingga hari kematiannya.

“Terakhir itu sebelum masuk ICU masih pegang hp beliau. Setelah masuk ICU, sudah enggak,” katanya.

Hasan juga menyebutkan, dirinya tak bisa menjenguk sang ayah lantaran ketentuan protokol kesehatan terkait status Syekh Ali Jaber yang positif terpapar virus korona.

“Enggak bisa (menjenguk), protokol,” pungkasnya.

(Afg/IJS)

READ  NasDem Minta Polri Mem-blacklist Seluruh Mantan Pengurus FPI
banner 300x250
Bagikan:
Editor: Al-Afgani Hidayat

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *