Peneliti Ekonomi: 10 Pesan Ini Wujudkan Visi & Misi Bank Syariah Indonesia

Ilustrasi Bank Syariah Indonesia. Foto: IJS.
banner 468x60
Bagikan:

Jakarta – Peneliti Ekonomi Syariah dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Fauziah Rizki Yuniarti menyarankan 10 hal untuk PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk pasca efektif beroperasi pada 1 Februari 2021 mendatang.

Fauziah mengatakan, kesepuluh poin ini agar bank hasil merger tiga bank syariah milik Himbara ini bisa segera bergerak secara tepat demi mewujudkan visi, misi, dan membawa kemaslahatan bagi umat.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Berikut ini saran dari Peneliti Ekonomi Syariah Indef tersebut.

Pertama, tindakan yang harus dilakukan adalah memilih Chief Executive Officer (CEO) yang tepat.

“Hal ini dibutuhkan untuk mengawal proses pasca-merger yang krusial,” kata Fauziah, Senin (28/12/2020).

Kedua, BSI diminta fokus pada tujuan awal pendirian, yaitu meningkatkan daya saing dan pangsa pasar keuangan syariah.

Ketiga, melakukan transformasi dan investasi yang masif pada infrastruktur teknologi informasi untuk bisa transformasi dan digitalisasi model bisnis serta layanan. Sehingga, BSI bisa masuk ke digital banking yang membuatnya tidak tertinggal oleh bank-bank lain.

Selanjutnya, bank ini harus bisa mengembangkan produk syariah atas produk berakad mudarabah atau musyarakah. Sehingga porsi pembiayaan lebih merata dan tidak didominasi pembiayaan murabahah.

Kelima, entitas baru ini mengembangkan produk pembiayaan ke UMKM yang lebih tepat.

“Sehingga BSI mampu meningkatkan porsi pembiayaan untuk segmen ini,” kata dia.

Pengembangan ini diharapkan membuat BSI tidak sekedar berupaya memenuhi persyaratan minimal alokasi pembiayaan 20 persen untuk UMKM, seperti telah diatur regulator.

“Bank ini juga harus bisa menyusun materi pemasaran yang baru, yakni tidak fokus menjual agama, tetapi lebih menonjolkan nilai-nilai universal sehingga bisa diterima oleh masyarakat yang lebih luas,” ungkap Fauziah.

READ  Penyaluran Pembiayaan Syariah Tumbuh 9,12 Persen

Seperti nilai ESG (Environment, Social, dan Governance), nilai keadilan, nilai etika, nilai moral, dan nilai berkelanjutan.

Ketujuh, BSI diminta bisa mengembangkan bisnis model baru yang mampu memaksimalkan pemanfaatan dana sosial Islam (ziswaf) yang memiliki potensi besar.

Kedelapan, penambahan modal harus segera dilakukan agar BSI bisa lekas menjadi bagian Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) IV dan memperluas kesempatan mendapat dana murah.

Kesembilan, bank ini disarankan mampu bersinergi dalam menggabungkan berbagai competitive advantage yang dimiliki bank-bank anggota merger, yakni PT Bank Syariah Mandiri di sektor korporasi, PT Bank BNI Syariah pada sektor ritel, dan PT Bank BRI syariah Tbk di sektor UMKM.

Terakhir, bank ini disarankan menyusun strategi yang tepat dalam penyaluran pembiayaan ke sektor riil, khususnya selama dan pasca pandemi.

 

banner 300x250
Bagikan:
Editor: Al-Afgani Hidayat

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *