fbpx
Kamis, 23 Mei 2024

Agresi Biadab Israel Masuki Hari ke-208, Serangan Terus Dilakukan

Share

Gaza (Mediaislam.id) – Pasukan penjajah Israel Zionis masih menggelar kejahatan genosida di Jalur Gaza, selama 208 hari berturut-turut, dengan melancarkan puluhan serangan udara, penembakan artileri dan operasi sabuk api.

Pasukan penjajah melakukan pembantaian berdarah terhadap warga sipil, dan melakukan kejahatan horor di wilayah yang diserang. Hal itu dilakukan di tengah situasi kemanusiaan yang sangat buruk akibat blokade dan pengungsian lebih dari 90% penduduk Jalur Gaza.

Dilansir Pusat Informasi Palestina, Rabu (1/4/2024) dilaporkan bahwa pesawat dan artileri penjajah Israel melanjutkan serangan dan pemboman dengan keras di berbagai bagian Jalur Gaza, menargetkan tempat tinggal warga, tempat penampungan para pengungsi dan jalan-jalan yang menewaskan puluhan syuhada tewas dan terluka.

Pesawat tempur penjajah Israel mengebom sebuah apartemen tempat tinggal di Menara 6 di proyek Al-Qastal, sebelah timur Deir Al-Balah, yang menyebabkan kehancuran total, tanpa korban jiwa.

Seorang pemuda, Nayef Suleiman Al-Arja, gugur syahid akibat menjadi sasaran tembakan artileri pendudukan di lingkungan Al-Tanour, sebelah timur kota Rafah.

Seorang syahid ditemukan di daerah Al-Mughraqa setelah penjajah Israel membom sekelompok warga, dan masih ada syahid di bawah reruntuhan yang tidak dapat dijangkau oleh kru ambulans dan pertahanan sipil.

Pasukan penjajah Israel melakukan serangan infiltrasi di tengah tembakan, di wilayah timur Deir al-Balah di Jalur Gaza tengah

Ada korban syahid dan lainnya terluka akibat pesawat tempur penjajah Israel yang menargetkan sebuah rumah di Jalan Al-Jalaa di pusat Kota Gaza.

Pesawat-pesawat tempur penjajah Israel melancarkan serangan di Kota Gaza bagian barat, dan serangan lainnya di Jalur Gaza tengah.

Selasa malam, dua anak bersaudara menjadi syahid akibat serangan penjajah Israel yang menyasar sebuah rumah yang dihuni para pengungsi, di sekitar Masjid Al-Farouq di Kamp Al-Shaboura di pusat Rafah. Mereka adalah: anak Karim Amer Jarada dan anaknya adik, anak Mona.

Pesawat-pesawat tempur penjajah Israel melancarkan serangan yang menargetkan tangki air di daerah Abu Halawa, sebelah timur Rafah, bertepatan dengan serangan artileri Israel yang kembali dilakukan di sebelah timur kota tersebut.

Artileri penjajah Israel membom lingkungan Al-Zaytoun, tenggara Kota Gaza.

Sumber medis melaporkan bahwa seorang wanita terluka akibat tembakan artileri Israel yang menargetkan daerah Al-Husaynat di kota Al-Nasr, sebelah timur kota Rafah.

Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa pasukan penjajah Israel menahan dua pemuda, melucuti pakaian mereka, dan menembak mereka setelah mereka berusaha kembali dari Jalur Gaza selatan ke utara melalui Jalan Salah al-Din.

Dia mengindikasikan bahwa tim medis memindahkan mereka ke Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir Al-Balah, di tengah Jalur Gaza, dalam kondisi sedang.

Pertahanan Sipil Palestina di Gaza melaporkan bahwa krunya menemukan mayat 9 martir dari kamp Khan Yunis, di selatan Jalur Gaza.

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan dalam pernyataan pers singkat bahwa krunya mengangkut 3 orang syuhada; Di antara mereka adalah seorang anak, akibat pemboman “Israel” terhadap sebuah apartemen di Nuseirat, di Jalur Gaza tengah. [ ]

Sumber Klik disini

Tinggalkan Balasan

Table of contents

Read more

Berita lainnya