Ma’ruf Amin: Masyarakat Ekonomi Islam Harus Turut Aktif Sediakan Solusi Bagi Umat

Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin/Ilustrasi. (Foto: Tangkap layar video kanal youtube CNBC Indonesia)
banner 468x60
Bagikan:

Jakarta – Kondisi sosial dan ekonomi umat dinilai masih terganjal kesenjangan ekonomi yang cenderung melebar, terutama akibat pandemi Covid-19. Masalah literasi keuangan juga menjadi salah satu hal yang disoroti karena dinilai masih sangat rendah.
Hal itu disorot Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dalam acara pelantikan pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) 2021-2023 di Jakarta.

Ia mengungkapkan, hal itu terkendala karena masih terbatasnya sumber daya, termasuk dalam ketersediaan permodalan dalam konteks keuangan syariah.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Kondisi sosial dan ekonomi umat masih jauh dari harapan. Pada kondisi sosial ekonomi yang dimaksud di antaranya adanya kesenjangan ekonomi yang dirasakan makin melebar,” katanya, dikutip dari CNBCINDONESIA, Senin (22/3/2021).

Mantan Ketua MUI itu mengungkapkan, saat ini kegiatan ekonomi yang melambat akibat pandemi Covid-19 juga menjadi salah satu kendala penguatan ekonomi umat.

Selain itu, pembangunan ekonomi yang belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga tingkat literasi masyarakat untuk mengakses sumber daya ekonomi dan pengetahuan terhadap ekonomi dan keuangan syariah masih sangat rendah di Indonesia.

Kendala lainnya, adanya tantangan global dan nasional mengenai persepsi umat Islam yang disebut-sebut keras hingga fenomena islamophobic yang berkembang di kawasan Amerika Serikat (AS) dan Eropa menjadi hal yang disorot.

“Umat islam masih menghadapi tantangan global dan nasional, persepsi islam agama konflik dan kekerasan, adanya upaya membenturkan keislaman dengan kebangsaan, keislaman dengan sains dan teknologi, serta keumatan dengan kemasyarakatan. Masih ada fenomena islamophobic terutama di Amerika Serikat dan Eropa,” ujarnya.

Sehubungan dengan itu, lanjut Ma’ruf Amin, sebagaimana diamanatkan dalam Munas kemarin, kehadiran MES harus bisa lebih dirasakan oleh umat. Artinya, MES harus bisa hadir di tengah masyarakat dan turut aktif menyediakan solusi atas berbagai masalah tersebut.

(Afg/IJS)

READ  Kemenhub: Jika Sriwijaya Air Tak Bayar Kompensasi Ganti Rugi, Bisa Terancam Sanksi
banner 300x250
Bagikan:
Editor: Al-Afgani Hidayat

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *