fbpx
Minggu, 23 Juni 2024

Demokrat Sebut Gibran Cawapres Penanda PDIP Sukses Mengkader Calon Pemimpin

Share

PARTAI Demokrat menanggapi kekecewaan Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, yang merasa gagal menjadi Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi PDIP karena Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjadi bakal cawapres pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Partai Demokrat menilai majunya Gibran sebagai bakal cawapres justru merupakan prestasi bagi PDIP karena sukses mengkaderisasi calon pemimpin bangsa.

“Sah-sah saja jika Pak Djarot memiliki pandangan demikian, sama sahnya dengan yang memiliki pandangan yang berbeda dengannya. Jika penerimaan Mas Gibran menjadi bacawapres dari Koalisi Indonesia Maju dianggap sebagai bentuk pembangkangan dan tidak loyal, publik juga bisa berpandangan justru PDIP sebagai partai politik telah berhasil menjalankan fungsi parpol antara lain menyiapkan kader-kader calon pemimpin nasional,” kata Deputi Bappilu Demokrat Kamhar Lakumani kepada wartawan, Senin (30/10/2023).

BACA JUGA: Tanggapan Prabowo soal PDIP Kecewa Gibran Jadi Cawapresnya

Kamhar menyinggung kepentingan bangsa di atas kepentingan golongan. Menurutnya, majunya Gibran di kontestasi pilpres menandakan suksesnya PDIP mengkader calon pemimpin bangsa.

“Kader-kader bangsa yang nasionalis yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara sebagai yang utama, di atas kepentingan kelompok dan golongan. Jadi ketika kader, dalam hal ini Mas Gibran, memenuhi panggilan sejarah untuk mendarmabaktikan diri bagi bangsa dan negara sebagai bacawapres, sejatinya ini menjadi penanda suksesnya PDIP dalam mengkader calon-calon pemimpin bangsa. Ini sebuah prestasi,” ungkap Kamhar.

“Kecuali kalau Pak Djarot beranggapan bahwa loyalitas terhadap partai tingkatannya lebih tinggi dan lebih utama dari pada memenuhi panggilan Ibu Pertiwi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kamhar meyakini publik telah memahami langkah Gibran menemui Ketua DPP PDIP Puan Maharani dahulu sebelum resmi menjadi cawapres Prabowo di Pilpres 2024. “Lagi pula publik juga mengikuti dan memahami, bahwa Mas Gibran sebelumnya juga telah menemui Mbak Puan untuk menyampaikan perihal ini. Hemat kami, Mas Gibran telah menempuh cara-cara yang kesatria yang menjunjung tinggi adab dan etika dalam berpolitik,” ujar dia.

BACA JUGA: Ngabalin Bela Jokowi yang Dituding Tinggalkan PDIP

Diberitakan sebelumnya, Djarot Saiful Hidayat mengaku merasa gagal menjadi Ketua Bidang Ideologi PDIP. Salah satu kegagalan itu, kata Djarot, soal Gibran yang menjadi cawapres Prabowo Subianto.

“Saya gagal. Di beberapa hal saya gagal. Termasuk misalnya pembangkangan Mas Gibran, misalnya,” kata Djarot dalam diskusi Ganjar Center, di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Senin (30/10). []

SUMBER: DETIK

Sumber Klik disini

Tinggalkan Balasan

Table of contents

Read more

Berita lainnya