fbpx
Minggu, 16 Juni 2024

‘Israel’ Tayangkan Iklan Propaganda di Youtube

Share

Hidayatullah.com – Entitas Zionis menayangkan sebuah iklan di YouTube untuk menggalang dukungan internasional bagi perangnya melawan Hamas, Al Arabiya melaporkan pada hari Senin.

Yuk bantu dakwah media BCA 1280720000 a.n. Yayasan Baitul Maal Hidayatullah (BMH). Kunjungi  https://dakwah.media/

Iklan yang berjudul “Hamas Mendeklarasikan Perang Melawan Israel” itu dipublikasikan oleh Kementerian Luar Negeri ‘Israel’ dengan menggunakan sulih suara sederhana dan teks dalam bahasa Inggris, meminta dukungan dari para penonton.

Dalam iklan yang dilihat Hidayatullah.com pada Kamis (26/10/2023), entitas Zionis menyebut akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi warganya dari “teroris biadab”.

Iklan tersebut jelas-jelas merupakan “propaganda” Zionis demi mengaburkan fakta bahwa mereka telah menjajah wilayah Palestina sejak 75 tahun lalu.

“Israel meluncurkan kampanye propaganda yang aneh untuk menggalang dukungan publik atas perangnya melawan Palestina setelah serangan berdarah kemarin,” kata salah satu akun.

Beberapa netizen mengkritik YouTube karena menyetujui iklan tersebut, yang mereka sebut melanggar kebijakan platform tentang ujaran kebencian dan kekerasan.

Seorang pengguna mengatakan bahwa iklan tersebut “didanai oleh negara Israel dan jelas dimaksudkan untuk menjustifikasi eskalasi perang yang lebih besar kepada khalayak Barat.”

Yang lain bertanya: “Bagaimana ini tidak dilarang?”

Pada hari Sabtu 7 Oktober, gerakan perlawanan Islam Hamas melancarkan serangan mendadak ke ‘Israel’ berjuluk operasi Badai Al-Aqsa dengan meluncurkan serangan rudal beserta serbuan darat, laut dan udara. Ribuan pejuang Hamas berhasil menyusup dan melumpuhkan ribuan tentara Zionis.

‘Israel’ lantas meluncurkan operasi Pedang Besi dengan melakukan bombardir tanpa henti dan memblokade total Gaza, memutus pasokan listrik, air, minum dan obat-obatan. Hingga kini ribuan warga Palestina di Gaza telah syahid, sementara dunia hanya melihat tanpa mengambil tindakan apapun.*

Sumber Klik disini

Tinggalkan Balasan

Table of contents

Read more

Berita lainnya