Gus Mujab: Kader Ansor dan NU Harus Ikut Serta Membangun Desa

Pelantikan PC GP Ansor Kendal/Ilustrasi. (Foto: Tangkap layar video kanal youtube KENDALI ANSOR)
banner 468x60
Bagikan:

Jakarta – Gerakan Pemuda (GP) Ansor diharapkan memiliki kontribusi yang besar di tengah masyarakat. Sebab, banyak kader dari generasi masa depan Nahdlatul Ulama (NU) ini yang menduduki posisi di pemerintahan, DPRD, hingga pemerintahan desa.

Hal ini diucapkan Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kendal, Misbahul Munir saat pertemuan Forum Kepala Desa Ansor di Pucangrejo.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Kesempatan itu diharapkan dapat dimanfaatkan untuk melakukan perubahan besar dalam sistem pemerintahan dalam hal mengawal kebijakan pemerintah, serta memberikan ide dan pendapatnya tentang program yang dijalankan pemerintah,” tuturnya, dikutip dari AYOSEMARANG.COM, Rabu (17/3/2021).

Ketua GP Ansor Kendal ini mengajak anggota Forum Kades Ansor untuk melanjutkan proses pendidikan kaderisasi. Kalau memang nanti dimungkinkan, para Kades ini bisa mengikuti pendidikan dan pelatihan pengkaderan untuk mengembangkan karir serta menunjang eksistensi dalam berorganisasi.

Sementara itu, Ketua Forum Kades Ansor Gus Mujab mengatakan, forum ini dibentuk untuk menyamankan visi dan misi tentang kemandirian desa, tentang desa membangun yang terintegritas, tentang pemahaman ekonomi, sosial, budaya, agama, dan politik.

“Disini bukan hanya silaturahim antar kades dan NU serta banomnya, tetapi lebih akan memaksimalkan peran dan menampung aspirasi kader Ansor dan NU untuk ikut serta dalam membangun desa,” jelasnya.

Dikatakan, forum ini akan mengakses segala informasi tentang progam pemerintah daerah yang akan bersinergi dengan program desa dan NU beserta banomnya.

Nantinya, generasi muda Indonesia akan dibentuk dan dikembangkan sebagai kader bangsa yang tangguh memiliki keimanan dan ketakwaan kepada Allah swt., berkepribadian luhur, berakhlak mulia, sehat , terampil, dan beramal saleh.

“Yang jelas generasi muda yang akan menegakkan ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” imbuh Kades Kalibagor Sukorejo itu.

Sementara itu, Kades Pucangrejo Agus Riyanto mengatakan, pertemuan ini dimaksudkan untuk memantapkan keberadaan Forum Kades Ansor Kendal sebagai wadah bertukar pikiran, berbagi informasi, dan menyamakan visi misi membangun desa dengan tidak meninggalkan identitas ke-NU-an.

“Ini niatan yang baik yang harus dilaksanakan. Kita ajak kepala desa yang memiliki kesamaan dengan kita yang ada darah Ansor dan identitas NU di dalamnya,” ungkapnya.

Dalam program tersebut, Agus Riyanto berencana akan memasukkan program pemerintah di dalamnya selama tidak melangar aturan Ansor. Hal itu diharapkan agar Ansor tetap solid dan dapat bersinergi dengan pemerintah.

Pertemuan ini digagas oleh Kades Pucangrejo Gemuh Agus Riyanto, Kades Kalibogor Sukorejo Gus Mujab, dan Kades Ngampel Wetan A. Malik.

Pertemuan ini dihadiri Ketua PC GP Ansor Kendal, Ketua PAC GP Ansor Gemuh, Pengurus GP Ansor Ranting Pucangrejo, dan dari 20 Kades se-Kabupaten Kendal yang tergabung dalam Forum Kades Ansor Kendal.

(Afg/IJS)

READ  Masuk Pergantian Tahun 2021, Ini Pesan Wapres RI kepada Masyarakat Indonesia
banner 300x250
Bagikan:
Editor: Al-Afgani Hidayat

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *