Gantikan Jin di Bumi, Nabi Adam as. Diciptakan, Iblis Meradang

Ilustrasi bumi. (Foto: pxhere.com)
banner 468x60
Bagikan:

Penciptaan Adam as.

Setelah terjadi apa yang menimpa penduduk bumi sebelum manusia, Allah swt. mengabarkan kepada malaikat seraya berfirman,

Bacaan Lainnya

banner 300250

إِنِّيْ جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيْفَةً

Sungguh, Aku akan menjadikan khalifah di muka bumi.” (QS. al-Baqarah [2]: 30)

Allah memberitahukan malaikat terkait penciptaan Adam dan keturunannya dengan cara sindiran.

Menanggapi hal itu, malaikat lantas bertanya untuk menyingkap hikmah di balik penciptaan tersebut, bukan bertujuan berpaling ataupun dengki pada anak Adam.

 أَتَجْعَلُ فِيْهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ

Mengapa engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah.” (QS. al-Baqarah [2]: 30)

Perlu diketahui, para malaikat mengetahui hal demikian lantaran melihat apa yang terjadi pada al-Hin dan al-Bin, penduduk bumi sebelum anak Adam.

Menjawab pertanyaan malaikat, Allah swt. berfirman,

إِنِّيْ أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ

Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (QS. al-Baqarah [2]: 30)

Dalam artian, Allah maha mengetahui maslahat yang terdapat dalam penciptaan Adam, yakni akan didapati para nabi, rasul, shiddiqin, dan syuhada. Kemudian Dia menjelaskan tentang kemuliaan keilmuan Adam dalam firman-Nya:

وَعَلَّمَ ءَادَمَ الْأَسْمَاءَ كُلَّهَا

Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya.” (QS. al-Baqarah [2]: 31)

Ibnu Abbas ra. berkata, “Nama-nama itu adalah nama-nama benda yang hari ini diketahui oleh manusia.”

 

Keangkuhan dan Kesombongan Iblis

Setelah itu, Iblis memandang dirinya lebih mulia dari Adam.

Allah swt. berfirman, “Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, ‘Sujudlah kamu kepada Adam!’ maka mereka pun sujud kecuali Iblis. Ia menolak dan menyombongkan diri.”

Hasan al-Bashri mengatakan, “Iblis membuat analogi (qiyas). Ia makhluk pertama yang menggunakan analogi.” Muhammad bin Sirin mengatakan, “Makhluk pertama yang menggunakan analogi adalah Iblis. Tidaklah matahari dan bulan diciptakan melainkan karena analogi-analogi.” Kedua atsar ini diriwayatkan oleh Ibnu Jarir.

Iblis membandingkan dirinya dengan Adam as. melalui analogi yang salah. Ia menganggap dirinya lebih mulia dari Adam lantaran dirinya diciptakan dari api yang kuat, sedangkan bapak manusia itu diciptakan dari tanah yang dianggap lemah. Dengan alasan ini, ia tidak menaati perintah Allah untuk memberi penghormatan dan sujud kepada Adam.

 

Bantahan terhadap logika Iblis

Penilaian Iblis tersebut sangat keliru. Sebab, tanah justru lebih baik dan lebih bermanfaat dari api. Tanah mengandung unsur ketenangan, ketabahan, kesabaran, dan pertumbuhan. Hal itu berbeda dengan api yang mengandung unsur gegabah, kedunguan, tergesa-gesa, dan membakar.

(Afgon/IJS)

READ  Adam Masuk Surga, Hawa Diciptakan untuk Menemaninya
banner 300x250
Bagikan:
Editor: Al-Afgani Hidayat

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *