Ditangguhkan Hingga Hari Kiamat, Iblis Janji Bakal Sesatkan Anak Adam

Ilustrasi Iblis. (Foto: pixabay.com)
banner 468x60
Bagikan:

Jakarta – Iblis memandang dirinya lebih mulia dari Adam as. Ia beranggapan api itu lebih unggul dan bermanfaat dibandingkan dengan tanah.

Allah swt. berfirman, “Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, ‘Sujudlah kamu kepada Adam!’ maka mereka pun sujud kecuali Iblis. Ia menolak dan menyombongkan diri.”

Bacaan Lainnya

banner 300250

Hasan al-Bashri mengatakan, “Iblis membuat analogi (qiyas). Ia makhluk pertama yang menggunakan analogi.” Muhammad bin Sirin mengatakan, “Makhluk pertama yang menggunakan analogi adalah Iblis. Tidaklah matahari dan bulan diciptakan melainkan karena analogi-analogi.” Kedua atsar ini diriwayatkan oleh Ibnu Jarir.

Iblis membandingkan dirinya dengan Adam as. melalui analogi yang salah. Ia menganggap dirinya lebih mulia dari Adam lantaran dirinya diciptakan dari api yang kuat, sedangkan bapak manusia itu diciptakan dari tanah yang dianggap lemah. Dengan alasan ini, ia tidak menaati perintah Allah untuk memberi penghormatan dan sujud kepada Adam.

Iblis Janji Bakal Menggoda Anak Adam.

Allah swt. berfirman, “(Ingatlah) ketika Rabbmu berfirman kepada malaikat, ‘Sungguh, Aku akan menciptakan manusia dari tanah. Kemudian, apabila Aku sempurnakan kejadiannya dan Aku tiup roh (ciptaan)-Ku kepadanya, maka tunduklah kamu dengan bersujud kepadanya.’ Lalu para malaikat itu bersujud semuanya, kecuali Iblis. Ia (Iblis) menyombongkan diri dan ia termasuk golongan yang kafir. (Allah) berfirman, ‘Wahai Iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Aku ciptakan dengan kekuasaan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri atau kamu (merasa) termasuk golongan yang (lebih) tinggi?’ (Iblis) berkata, ‘Aku lebih baik daripada dia, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah.’”

(Allah) berfirman, ‘kalau begitu keluarlah kamu dari surga! Sesungguhnya, kamu adalah makhluk yang terkutuk. Dan sungguh, kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan.’ (Iblis) berkata, ‘Ya Tuhanku, tangguhkanlah aku sampai pada hari mereka dibangkitkan.’ (Allah) berfirman, ‘Maka sesungguhnya kamu termasuk golongan yang diberi penangguhan, sampai pada hari yang telah ditentukan waktunya (hari kiamat).’”

(Iblis) menjawab, ‘Demi kemuliaan-Mu, pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih di antara mereka.’ (Allah) berfirman, ‘Maka yang benar (adalah sumpahku), dan hanya kebenaran itulah yang Aku katakan. Sungguh, Aku akan memenuhi neraka Jahanam dengan kamu dan dengan orang-orang yang mengikutimu di antara mereka semuanya.’”

Riwayat Imam Ahmad dari Salim bin Abu Ja’ad, dari Subrah bin Abu Fakah, ia mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Sungguh, setan mengintai seluruh jalan anak Adam as. (dan seterusnya).”

(Afgon/IJS)

READ  Syariah, Fiqh, dan Hukum Islam FILSAFAT HUKUM ISLAM
banner 300x250
Bagikan:
Editor: Al-Afgani Hidayat

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *