Cuitan Kedubes China di AS Seolah Benarkan Tuduhan Sterilisasi Kandungan Paksa Muslim Uighur

Ilustrasi aplikasi twitter. Foto: IJS.
banner 468x60
Bagikan:

JakartaTweet yang diunggah Kedutaan Besar China di Amerika Serikat mengagetkan jagat media sosial karna diduga berkaitan dengan genosida Muslim Uighur. Cuitan itu ditulis pada hari Kamis (7/1/2021) kemarin.

Walaupun pemerintah China membantah tuduhan itu, namun cuitan tersebut seakan-akan membenarkan tuduhan sterilisasi kandungan secara paksa pada seluruh perempuan kelompok minoritas Muslim Uighur.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Cuitan Kedubes tersebut merujuk pada media China yang menegaskan “perempuan Muslim di Provinsi Xinjiang tak perlu lagi menjadi mesin pembuat bayi” dan “penurunan pertumbuhan populasi di seluruh provinsi menyebabkan penurunan terorisme.”

Kicauan itu mendapat pukulan balik dan menyerukan Twitter untuk menghapusnya, mengingat kampanye penindasan pemerintah China terhadap Uighur dan etnis minoritas Muslim lainnya.

Seperti yang telah beredar, pemerintah China digembar-gemborkan telah melakukan genosida kepada minoritas Muslim Uighur di Xinjiang.

Menurut artikel yang diterbitkan China Daily, surat kabar berbahasa Inggris milik Partai Komunis China menyebutkan telah terjadi penurunan angka kelahiran dan laju pertumbuhan populasi alami di wilayah otonomi Xinjiang Uighur pada 2018.

Studi dan siaran pers Pemerintah China mengaitkan penurunan pertumbuhan penduduk dengan program keluarga berencana dan ekstremisme agama atau yang mereka sebut dengan pendidikan baru.

Namun, para ahli tetap percaya bahwa perempuan-perempuan Uighur di Xinjiang sedang disterilkan.

“Mereka (China) terus berusaha keluar dari tuduhan genosida,” kata Adrian Zenz, rekan senior di Victims of Communism Memorial Foundation, dilansir dari ABC News, Sabtu (9/1/2021).

Penelitian Zenz pada Juni 2020 memberikan bukti substansial kampanye sterilisasi massal paksa yang terjadi di Xinjiang.

(Afg/IJS)

READ  Islam Cenderung Mendiskriminasi Wanita? Simak Penjelasannya
banner 300x250
Bagikan:
Editor: Al-Afgani Hidayat

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *