fbpx
Minggu, 23 Juni 2024

Bentrokan Sengit antara Pejuang Perlawanan dan Pasukan Pendudukan di Tepi Barat, 6 Orang Syahid

Share

<img width="770" height="513" src="https://i0.wp.com/www.arrahmah.id/wp/images/stories/2024/06/tepi-barat.jpg?fit=770%2C513&ssl=1" class="attachment-full size-full wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://i0.wp.com/www.arrahmah.id/wp/images/stories/2024/06/tepi-barat.jpg?w=770&ssl=1 770w, https://i0.wp.com/www.arrahmah.id/wp/images/stories/2024/06/tepi-barat.jpg?resize=300%2C200&ssl=1 300w, https://i0.wp.com/www.arrahmah.id/wp/images/stories/2024/06/tepi-barat.jpg?resize=768%2C512&ssl=1 768w, https://i0.wp.com/www.arrahmah.id/wp/images/stories/2024/06/tepi-barat.jpg?resize=750%2C500&ssl=1 750w" sizes="(max-width: 770px) 100vw, 770px" data-attachment-id="474244" data-permalink="https://www.arrahmah.id/bentrokan-sengit-antara-pejuang-perlawanan-dan-pasukan-pendudukan-di-tepi-barat-6-orang-syahid/tepi-barat-19/" data-orig-file="https://i0.wp.com/www.arrahmah.id/wp/images/stories/2024/06/tepi-barat.jpg?fit=770%2C513&ssl=1" data-orig-size="770,513" data-comments-opened="1" data-image-meta="{"aperture":"0","credit":"","camera":"","caption":"","created_timestamp":"0","copyright":"","focal_length":"0","iso":"0","shutter_speed":"0","title":"","orientation":"0"}" data-image-title="tepi barat" data-image-description="" data-image-caption="

Pejuang perlawanan berduka atas syuhada di kamp Al-Faraa, selatan Tubas. (Reuters)

” data-medium-file=”https://i0.wp.com/www.arrahmah.id/wp/images/stories/2024/06/tepi-barat.jpg?fit=300%2C200&ssl=1″ data-large-file=”https://i0.wp.com/www.arrahmah.id/wp/images/stories/2024/06/tepi-barat.jpg?fit=770%2C513&ssl=1″ />

TEPI BARAT (Arrahmah.id) – Enam warga Palestina syahid akibat peluru pasukan pendudukan ‘Israel’ di Tepi Barat sejak Senin pagi (10/6/2024), termasuk 4 orang di desa Kafr Ni’mah sebelah barat Ramallah, tempat pejuang perlawanan menghadapi pasukan khusus yang menyerbu desa tersebut.

Sumber-sumber medis mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pasukan pendudukan membunuh 4 warga Palestina di desa tersebut pada Senin malam (10/6), dan menahan jenazah mereka.

Kantor Berita Anatolia juga mengutip seorang pejabat Palestina setempat bahwa 8 orang lainnya terluka oleh peluru dari tentara pendudukan saat mereka menyerbu desa tersebut.

Sementara itu, Reuters melaporkan bahwa polisi ‘Israel’ telah membunuh seorang pejuang perlawanan Palestina di Tepi Barat.

Kementerian Kesehatan Palestina mengonfirmasi bahwa pasukan pendudukan membunuh 6 warga di Tepi Barat pada Senin (10/6).

Koresponden Al Jazeera sebelumnya melaporkan pecahnya bentrokan antara pejuang perlawanan Palestina dan pasukan khusus tentara pendudukan di Kafr Ni’mah, dan mengatakan bahwa pasukan telah mengepung sebuah rumah di sana.

Di sisi lain, Channel 12 Israel melaporkan bahwa sebuah mobil mencoba menabrak pasukan ‘Israel’ di desa tersebut, sehingga mendorong tentara melepaskan tembakan.

Operasi Kafr Ni’mah

Pada saat yang sama, laporan Ibrani menyatakan bahwa seorang tentara ‘Israel’ terluka oleh peluru rekan-rekannya selama operasi militer di Kafr Ni’mah.

Laporan mengindikasikan bahwa operasi tersebut terjadi setelah dua pria bersenjata Palestina, pada Ahad malam (9/6), membakar sebuah trailer di permukiman Sde Ephraim, sebelah barat Ramallah.

Koresponden Al Jazeera mengatakan bahwa pasukan khusus dari tentara pendudukan juga menyerbu desa Bil’in, sebelah barat Ramallah.

Sebelumnya, Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan bahwa seorang anak laki-laki terluka akibat tembakan pendudukan di kamp Al-Faraa, selatan Tubas di Tepi Barat, menyusul serangan baru oleh pasukan ‘Israel’ ke dalam kamp tersebut.

Dua orang syahid di Al-Fara’a dan Tulkarem

Dua warga Palestina menjadi syuhada pada Senin pagi (10/6), satu di kamp Al-Faraa dan satu lagi di Tulkarem.

Gerakan Perlawanan Islam(Hamas) berduka atas syuhada Tulkarem, Youssef Abdel Dayem, yang merupakan anggota Brigade Al-Qassam, sayap militer gerakan tersebut.

Pasukan pendudukan kembali menyerbu kamp Al-Far’a setelah mundur dari kamp tersebut sebagai bagian dari kampanye yang meluas, di mana tentara pendudukan mengatakan mereka menangkap 3 orang yang dicari dan meledakkan sejumlah alat peledak selama bentrokan dengan pejuang Palestina.

Sehubungan dengan perang yang sedang berlangsung di Gaza selama lebih dari 8 bulan, tentara ‘Israel’ meningkatkan operasinya di seluruh Tepi Barat, di mana 532 warga Palestina telah menjadi martir sejak saat itu, dan 5.000 lainnya terluka, termasuk 660 anak-anak, menurut data resmi Palestina. (zarahamala/arrahmah.id)

Sumber Klik disini

Tinggalkan Balasan

Table of contents

Read more

Berita lainnya