Adam Masuk Surga, Hawa Diciptakan untuk Menemaninya

Ilustrasi. (Foto: IJS)
banner 468x60
Bagikan:

JakartaSayidatuna (st) Hawa diciptakan dari Tulang Rusuk Nabi Adam as. Ada dua pendapat terkait penciptaan Hawa. Pertama, Hawa diciptakan sebelum memasuki surga. Kedua, Ia diciptakan setelah Adam as. berada di dalam surga.

Mengenai pendapat kedua, As-Suddi meriwayatkan dari Abu Shalih dan Abu Malik dari Ibnu Abbas, dari Murrah, dari Ibnu Mas’ud, dari sejumlah sahabat, mereka mengatakan, “Iblis dikeluarkan dari surga, dan Adam ditempatkan di surga. Adam berjalan di sana seorang diri tanpa seorang istri yang mendampingi. Kemudian dia terlelap sesaat. Setelah terbangun, ternyata ada seorang wanita duduk di dekat kepalanya. Ia diciptakan dari tulang rusuk Adam.”

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Bapak manusia itu bertanya, ‘Kamu siapa?’

Hawa menjawab, ‘Aku seorang wanita.’

‘Kenapa kau diciptakan?’ tanya Adam.

‘Agar kau merasa senang padaku,’ jawab Hawa.

Lalu, para malaikat bertanya pada adam, ‘Siapa namanya, wahai Adam?’

Adam menjawab, ‘Namanya Hawa.’

‘Mengapa disebut Hawa?’ tanya malaikat.

‘Karena ia diciptakan dari benda hidup.’ ungkap Adam.”

Sementara Muhammad bin Ishaq meriwayatkan dari Ibnu Abbas, Hawa diciptakan dari tulang rusuk sebelah kiri yang paling pendek saat ia tidur. Kemudian tulang tersebut diganti dengan daging.

Allah berfirman, “Dialah yang menciptakan kamu dari jiwa yang satu (Adam) dan daripadanya Dia menciptakan pasangannya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, (istrinya) mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian ketika dia merasa berat, keduanya (suami istri) bermohon kepada Allah, Tuhan Mereka (seraya berkata), Jika Engkau memberi kami anak yang saleh, tentulah kami akan selalu bersyukur.’” (Al-A’raf: 189)

Adapun pendapat pertama yang menyatakan Hawa diciptakan sebelum memasuki surga, mereka berpegangan dengan firman Allah swt. yang memerintahkan masuk surga bersama istrinya.

Allah berfirman, “Dan Kami berfirman, ‘Wahai Adam! Tinggallah engkau dan istrimu di dalam surga, dan makanlah dengan nikmat (berbagai makanan) yang ada di sana sesukamu. (Tetapi) janganlah kamu dekati pohon ini, nanti kamu termasuk orang-orang yang zalim!’”

(Afgon/IJS)

READ  Pengacara FPI: Ormas Bebas Didirikan Tanpa Perlu Memiliki SKT dari Pemerintah
banner 300x250
Bagikan:
Editor: Al-Afgani Hidayat

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *